Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2023

Perspektif teoritis serangan panik (panic disorder)

Perspektif teoritis serangan panik ( panic disorder )            Pandangan umum dari gangguan panik adalah serangan panik di satu sisi melibatkan kombinasi dari faktor-faktor kognitif dan biologis, kesalahan atribusi (kesalahan persepsi mengenai penyebab mendasar dari perubahan sensasi fisik) dan reaksi fisiologis di sisi lainnya. Individu yang mudah panik cenderung salah mengatribusikan perubahan kecil pada sensasi kecil pada sensasi internal tubuh dengan “penyebab penting yang mendasar”. Contohnya, mereka mungkin percaya bahwa sensasi pusing sementara, kepala terasa ringan, atau palpitasi jantung adalah tanda-tanda dari ancaman serangan jantung, kehilangan kendali, atau akan gila.            Persepsi sensasi tubuh sebagai ancaman memicu kecemasan, yang disertai aktivasi sistem saraf simpatik. Di bawah kendali sistem saraf simpatik, kelenjar adrenal melepaskan hormon stres, epinefrin...

Gangguan Panik (Panic Disorder)

Gangguan panik ( panic disorder )      Gangguan panik ( panic disorder ) ditandai dengan serangan panik berulang dan datang secara tidak terduga. Serangan panik adalah reaksi kecemasan yang intens yang kemuncunculannya bersamaan dengan simtom fisik, seperti jantung berdegup kencang; napas cepat; tersengal-sengal; atau sulit bernapas; berkeringat hebat; dan merasa lemah atau pusing. Perasaan panik disertai dengan perasaaan terror yang begitu besar dengan perasaan terancam atau bahaya yang akan menimpanya, serta ada desakan untuk segera melarikan diri dari kondisi tersebut. Biasanya, gejala lain yang muncul saat serangan panik adalah kehilangan kendali pikiran, seakan-akan akan gila atau sekarat.    Ketika terjadi serangan panik, biasanya seseorang tersebut cenderung menyadari perubahan detak jantungnya dan berpikir ia akan mengalami serang jantung, yang sebenarnya jantungnya baik-baik saja. Namun, karena serangan panik terlihat sama seperti serangan jantung, dis...

Gangguan Stres Pascatrauma (Posttraumatic Stress Disorder, PTSD)

Definisi Gangguan Stres Pascatrauma ( Posttraumatic Stress Disorder, PTSD)      Umumnya stres teradi sebatas pada beberapa minggu setelah peristiwa traumatis terjadi, tetapi gangguan stres pascatrauma ( posttraumatic stress disorder ) adalah reaksi maladaptif (ketidakmampuan beradaptasi dengan lingkungannya) berkepanjangan yang belrangsung lebih dari satu bulan setelah peristiwa traumatis. PTSD menunjukkan simtom (karakteristik) yang serupa dengan stres akut, tetapi PTSD dapat bertahan dalam beberapa bulan, tahun, atau beberapa dekade, dan mungkin tidak berkembang dalam beberpa bulan hingga tahun setelah kejadian traumatis.      Banyak orang yang mengalami gangguan stres akut tidak semua berkembang menjadi PTSD. Dalam penelitian ditemukan bahwa peristiwa traumatis erat kaitannya dengan tentara di medan perang dan dikalangan korban pemerkosaan, korban kecelakaan fatal, serta kecelakaan lainnya; dan orang-orang yang telah melihat hancurnya rumah da...

Gangguan Stres Akut

Definisi Gangguan Stres Akut      Gangguan stres akut ( acute stress disorder ) menunjukkan pola perilaku maladaptif (tidak mampu beradaptasi pada lingkungan) dalam jangka waktu tiga hari sampai satu bulan setelah mengalami peristiwa traumatis. Peristiwa traumatis dapat berupa sesuatu hal yang berkaitan dengan yang menantang nyawa atau menyaksikan kematian, kecelakaan serius, atau bahkan kekerasan seksual. Orang yang menderita stres akut biasanya mereka yang langsung mengalami trauma, menyaksikan orang lain mengalami trauma atau mengetatahui dari cerita kejadian traumatis dari teman terdekat atau dari anggota keluarga. Petugas yang memberikan pertolongan pertama ( firts responder ) yang bertanggung jawab untuk mengevakuasi jasad atau petugas polisi yang sering mewawancarai anak-anak tentang kekerasan pada anak juga dapat mengembangkan gangguan stres akut. Contoh Gangguan Stres Akut     Orang dengan gangguan stres akut mungkin merasa "linglung" atau menganggap ia...

Proses Terjadinya Stres dengan Model teori Hans Selye, GAS

Pengertian stres      Istilah stres mengacu pada tekanan atau dorongan yang ditempatkan pada tubuh. Stres merupakan tekanan atau permintaan pada diri individu untuk beradaptasi atau menyesuaikan diri. Dalam psikologi, sumber-sumber stres disebut  stressor .  Banyak sumber stres terjadinya situasional dan psikologis, seperti stres yang berhubungan dengan pekerjaan, ujian yang akan dihadapi, terkait dengan keuangan keluarga, atau merawat anak atau terkasih yang sedang mengalami sakit. Namun, kita harus dapat membedakan mana stres yang positif dan stres yang negatif. Stres yang positif disebut eustress sedangkan stres yang negatif disebut distress . Eustress dapat membawa dampak positif bagi individu seperti semakin termotivasi untuk menyelesaikan tugas, menjadi pribadi yang disiplin, bahkan dapat meningkatkan motivasi berprestasi. Kebalikan dari eustress , distress yang terlalu sering atau terlalu sering dapat menyebabkan masalah kesehatan, seperti depresi, kecema...